Selasa, 12 Maret 2013

PTK SMP 15 PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD DENGAN LKS


PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD DENGAN LKS BERGAMBAR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS III.3 PADA MATA PELAJARAN BIOLOGI DI SMP NEGERI 1 SAPE TAHUN AJARAN 2006/2007
BAB I
PENDAHULUAN

1.1.         Latar Belakang Masalah
Biologi Sebagai salah satu cabang ilmu pengetahuan alam merupakan salah satu mata pelajaran yang mempelajari makhluk hidup dan segala seluk beluknya. untuk mengantisipasi agar peserta didik tidak bosan dan jenuh dalam mempelajari ilmu ini, maka harus ditunjang oleh muatan kurikulum yang relevan sesuai dengan perkembangan ilmu dan tekhnologi yang bergerak cepat dan kompek, juga dan sangatlah penting ditopang profesional dan kemampuan guru dalam pengelolaan dan penerapan metode pembelajara biologi didalam maupun diluar kelas.
Bertitik tolak dari uraian diatas dalam upaya peningkatan kualitas pembelajaran dan pengajaran biologi perlu pengubah paradigma lama bahwa guru dalam pengelola. Kegiatan mengajar menggunakan hal yang tidak beroriantasi pada ”Bagaimana saya belajar (Tearcher Conterend) tetapi lebih kepada bagaimana saya membelajarkan siswa Depdiknas SN. 43.44)”. Untuk mengantisipasi Perubahan para digma tersebut sangat didukung oleh kurikulum 2004 dimana proses belajar mengajar bukan untuk mengejar target kurikulum semata tetapi lebih kepada Melaksanakan kompetensi apa yang diperoleh peserta didik. Salah satu bentuk Pendekatan dalam kurikulum 2004 adalah Contektual Teaching and Learning (CTL) Bleachard, 2001, dalam Depdiknas SN. 38 menjelaskan “Pengajaran dan Pembelajaran Contektual merupakan suatu konsepsi yang membantu mengaitkan isi materi pelajaran dengan situasi dunia nyata dan memotivasi siswa membuat hubungan antar pengajaran dan penerapannya dalam kehidupan mereka sebagai anggota keluarga, warga masyarakat, tenaga kerja”. Perangkat pembelajaran Contektual kini telah diselaraskan dengan kurikulum berbasis kompetensi (KBK) yang dapat memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan kemampuan kognitifnya sesuai dengan keahlian anak itu.
Pengalaman dalam proses pembelajaran biologi khususnya materi cara-cara perkembangbiakan dengan metode ceramah dan diskusi tampa gambar-gambar makhluk hidup (media pembelajaran) siswa kurang termotivasi dan suasana belajar kurang menggairahkan serta tidak cukup efektif dalam memanfaatkan buku sumber yang ada. Berdasarkan berbagai pemikiran diatas dan pengalaman Menjalankan tugas mendorong penulis untuk membuat sedikit Perubahan mengenai strategi pembelajaran dan ingin melakukan Penelitian tindakan kelas dengan judul ” Penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe stad dengan lks bergambar untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas III.3 pada mata pelajaran biologi di SMP Negeri 1 Sape tahun ajaran 2006/2007”

1.2.         Perumusan Masalah.
Berdasarkan latar belakang masalah di atas maka permasalahan yang timbul adalah sebagai Berikut :
1)       Motivasi belajar siswa tentang cara-cara perkembangbiakan kurang.
2)       Kemampuan / prestasi anak mengenal cara-cara perkembangbiakan kurang

1.3.         Cara Pemecahan masalah.
Dari permasalahan-permasalahan yang muncul tersebut penulis mencoba melaksanakan dengan pendekatan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan LKS bergambar dan didalamnya diajukan beberapa pertanyaan.

1.4.         Tujuan penelitian
1)       Mengetahui peningkatan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran biologi kelas IX semester I mengenai konsep cara-cara perkembangbiakan melalui pendekatan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan LKS bergambar.
2)       Mengetahui permasalah-permasalahan yang dihadapi siswa sehingga dapat dicari solusinya.

1.5.         Manfaat Penelitian
1)       Bagi Siswa
Meningkatkan hasil belajar siswa khususnya pada konsep cara-cara perkembangbiakan makhluk hidup demikian pula pada konsep-konsep berikutnya.
2)       Bagi Guru
a.       Sebagai bahan acuan untuk mengintropeksi diri agar lebih baik dalam meningkatkan profesionalisme untuk melaksanakan proses kegiatan belajar mengajar.
b.       Sebagai bahan acuan bagi guru untuk dapat memilih metode pembelajaran bagi siswa yang lebih tepat.
3)       Bagi Sekolah
Hasil penelitian nanti akan memberikan sumbangan yang berharga bagi Sekolah itu sendiri dalam rangka perbaikan pembelajaran pada Khususnya dan sekolah lainnya pada umumnya.
DAFTAR PUSTAKA

Depdiknas, 2004, Kurikulum Berbasis Kompetensi, PT. Remaja Rasda Karya, Bandung.

Depdiknas, 2004, Materi Pelatihan Terintegrasi, Jakarta.

Universitas terbuka, 2002, Penelitian Tindakan Kelas, Jakarta.

Furkan Arif, 1982 : Pengatar Penelitian Pendidikan, Usaha Nasional, Surabaya.

Tim Pelatihan Proyek PGSM, 1999, Penelitian Tindakan Kelas, Jakarta.

Dinas Pendidikan Nasional, 2003, Systim Pendidikan nasional, Jakarta.

Nasir, Moh. Metode Penelitian, Ghalia Indonesia, Jakarta.

Amirudin 1995 : Pengantar Apresiasi Karya Sastra, Sinar Baru, Bandung

Untuk mendapatkan file skripsi / Thesis / PTK / PTS lengkap (Ms.Word),
hubungi : 081 567 745 700

0 komentar:

Poskan Komentar