Rabu, 16 Januari 2013

PTK SMA 68 - PENINGKATAN HASIL BELAJAR KIMIA POKOK BAHASAN STOIKIOMETRI LARUTAN


PENINGKATAN HASIL BELAJAR KIMIA POKOK
BAHASAN STOIKIOMETRI LARUTAN PADA SISWA KELAS XI-IPA3 SEMESTER II SMA NEGERI 101 JAKARTA MELALUI PERMAINAN KIMIA BERWAWASAN CET (CHEMOEDUTAINMENT)

ABSTRAK


Asmanah. 2007. Peningkatan  Hasil  Belajar  Kimia  Pokok  Bahasan Stoikiometri Larutan Pada Siswa Kelas XI-IPA3 Semester II SMA Negeri 101 Jakarta Melalui   Permainan   Kimia   Berwawasan   CET   (Chemoedutainment).

Kata Kunci : Stokiometri, Permainan Kimia, Chemoedutainment.

Penelitian  ini  dilatarbelakangi  oleh  proses  pembelajaran  kimia  di  SMA Negeri 101 Jakarta yang masih menggunakan ceramah dan latihan soal sedang praktikum  jarang  dilakukan  karena  tidak  adanya  laboran,  sehingga  hasil  belajar kimi siswa-siswi   SMA Negeri 101 Jakarta   kurang   maksimal.   Dari   latar belakang  tersebut  dapat  ditemukan  rumusan  masalah  apakah  dengan  permainan kimia  berwawasan  CET  (Chemoedutainment)  siswa  kelas  XI  SMA Negeri 101 Jakarta dapat  meningkatkan  ketuntasan  hasil  belajar  kimia  pokok  bahasan stoikiometri larutan.  Tujuan dari penelitian ini adalah hasil yang akan dicapai dari pemecahan masalah. Bagi guru penelitian   ini bermanfaat untuk mengetahui pola dan strategi pembelajaran yang tepat. Selain hal tesebut penelitian ini juga dapat membuat  siswa  senang  pada  pelajaran  kimia  khususnya  materi  stoikiometrri larutan.
Permainan   Kimi Berwawasan   CET   merupakan   pengganti   kegiatan percobaan  (praktikum)  di  dalam  laboratorium  dengan  menggunakan  bahan,  alat serta   percobaan   yang   menarik.   Sehingga   dapat   mempermudah   sisw dalam memahami konsep stoikiometri larutan.
Subjek   dari   penelitian   ini   adala siswa-sisw kelas   XI-IPA3   SMA Negeri 101 Jakarta. Variabel  yang  diamati  dalam  penelitian  ini  adalah  hasil belajar  kimia  mencakup  nilai  kognitif,  afektif,  psikomotorik,  kinerja  guru  dan tanggapan  siswa  terhadap  pembelajaran.  Prosedur  penelitian  yang  pertama  kali dilakukan  adalah  observasi  awal  dengan  guru  mitra  untuk  mengetahui  keadaan awal  dari  subjek  penelitian.  Penelitian  ini  dirancang  menjadi  tiga  siklus,  setiap siklus   terdiri   dari   empat   tahapan   yaitu   perencanaan,   pemberian   tindakan, pengamatan  dan  refleksi.  Data  kualitatif  dianaliasis  secara  deskriptif  kualitatif. Sedangkan   data   kuantitatif   dianalisis   dengan   membagi   skor   yang   diperoleh dengan skor total dikalikan 100%.
Berdasarkan  analisis  data  yang  diperoleh,  nilai  kognitif  rata-rata  pada siklus    mencapai   59,41,   siklus   II   70,59,   siklus   III   67,35   dengan   standar ketuntasan 76,47%. Nilai psikomotorik rata-rata yang dicapai pada siklus I 63,7, siklus II 69,15, siklus III 77,32. Nilai afektif rata-rata yang dicapai adalah 70 pada siklus I, 74,12 pada siklus II, 77,06 pada siklus III. Permainan kimia berwawasan CET  dapat  meningkatkan  hasil  belajar  kimia  pada  pokok  bahasan  stoikiomertri larutan  baik  kognitif,  psikomotorik,  dan  afektif.  Akan  tetapi  perlu  diadakan persiapan   yang   maksimal   supaya   pembelajarannya   dapat   berjalan   dengan maksimal.  Disarankan  pula  agar  permainan  kimia  berwawasan  CET  ini  dapat diterapkan pada pokok bahasan yang lainnya.

Untuk mendapatkan file skripsi / Thesis / PTK / PTS lengkap (Ms.Word),
hubungi : 081 567 745 700

0 komentar:

Poskan Komentar