Rabu, 16 Januari 2013

PTK SMA 33 - PENINGKATKAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA TINGKAT X SMK DWIGUNA KOTA DEPOK MELALUI


PENINGKATKAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA TINGKAT X SMK DWIGUNA KOTA DEPOK MELALUI PENERAPAN HASIL TASK ANALYSIS

BAB I
PENDAHULUAN
 Latar Belakang
Perencanaan suatu pembelajaran yang akan dilaksanakan oleh guru kepada siswa-siswanya harus selalu memperhatikan tuntutan keterampilan prasyarat. Suatu materi pelajaran harus terlebih dahulu dikaji oleh guru untuk mengidentifikasi keterampilan-keterampilan prasyarat yang harus terlebih dahulu dikuasai siswa sebelum dapat mempelajari materi tersebut. Guru selanjutnya harus memastikan bahwa siswa telah benar-benar menguasai keterampilan-keterampilan prasyarat tersebut. Jika ternyata siswa belum atau kurang menguasai keterampilan prasyarat tersebut, maka guru terlebih dahulu harus memantapkan penguasaan keterampilan prasyarat itu.
Rendahnya kemampuan matematis siswa-siswi Tingkat X SMK Dwiguna Kota Depok sepertinya sangat mempengaruhi keberhasilan belajar fisika mereka. Berdasarkan hasil analisis ulangan harian siswa-siswi Tingkat X SMK Dwiguna Kota Depok pada bahan kajian Pengukuran dan Gerak pada semester 1 tahun pelajaran 2007/2008, tampak bahwa mayoritas siswa mengalami kesulitan pada perhitungan matematis.  Kebanyakan siswa-siswa yang belum berhasil mencapai batas ketuntasan minimal disebabkan karena ketidakmampuan mereka menyelesaikan soal-soal ulangan yang diberikan pada tahapan perhitungan matematisnya. Ini bisa dimengerti, jika soal ulangan harian dalam bentuk soal pilihan ganda, maka otomatis ketidakmampuan menyelesaikan perhitungan matematis akan membuat siswa-siswa tersebut salah dalam menentukan pilihan jawaban yang benar, walaupun mereka hafal konsep atau rumus yang diperlukan untuk menjawab soal tersebut. Pada soal hitungan bentuk uraianpun mereka tidak akan memperoleh nilai yang sempurna untuk setiap soal yang diberikan, karena beberapa langkah dalam menjawab soal tidak bisa mereka selesaikan dengan benar.
Hampir semua materi pelajaran fisika menuntut siswa untuk dapat melakukan perhitungan-perhitungan matematis. Kemampuan perhitungan matematis merupakan keterampilan prasyarat dasar yang harus dimiliki siswa yang akan mempelajari fisika. Jika siswa tidak menguasai keterampilan prasyarat ini, maka siswa akan gagal untuk mencapai hasil belajar fisika yang diharapkan.
Menurut Kauchack & Eggen (1993), pada saat akan mengajarkan sebuah keterampilan kompleks guru harus terlebih dulu memecah-mecah suatu topik atau suatu keterampilan menjadi bagian-bagiannya atau keterampilan-keterampilan prasyaratnya. Cara yang dapat dilakukan oleh guru untuk memecah-mecah suatu topik atau suatu keterampilan ini adalah melalui proses yang disebut task analysis (analisis tugas). Proses ini dilakukan oleh guru pada saat merencanakan kegiatan belajar mengajar.

Rumusan Masalah

Rumusan masalah pada PTK ini adalah: Bagaimanakah penerapan hasil task analysis (analisis tugas) dapat meningkatkan hasil belajar fisika siswa Tingkat X SMK Dwiguna Kota Depok pada bahan kajian Hukum Gerak dan Gaya; serta bahan kajian Energi?

Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian pada PTK ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar fisika siswa Tingkat X SMK Dwiguna Kota Depok melalui penerapan hasil task analysis (analisis tugas) pada bahan kajian Hukum Gerak dan Gaya; serta bahan kajian Energi.

Manfaat Penelitian

Manfaat penelitian yang diharapkan pada PTK ini adalah:
1.       Bagi guru peneliti, dapat meningkatkan keterampilan dalam perencanaan dan pengelolaan pembelajaran, terkait dengan task analysis (analisis tugas) pada bahan kajian Hukum Gerak dan Gaya; serta bahan kajian Energi.
Bagi siswa, dengan menguasai keterampilan-keterampilan prasyarat yang
DAFTAR PUSTAKA


Arends, Richard I., 2001. Learning to Teach. 5th edition. Boston: McGraw Hill.

Arikunto, S. dkk. 2006. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: PT. Bumi Aksara.

Depdiknas. 2005.a. Materi Pelatihan Terintegrasi IPA, Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Jakarta: Direktorat PLP.

Depdiknas. 2005.b. Materi Pelatihan Terintegrasi IPA, Model-Model Pengajaran dalam Pembelajaran IPA. Jakarta: Direktorat PLP.

Depdiknas. 2005.c. Materi Pelatihan Terintegrasi IPA, Penulisan Karya Ilmiah. Jakarta: Direktorat PLP.

Kardi, S. & Nur, M., 2001. Pengajaran Langsung. Surabaya: Pusat Sains dan Matematika Sekolah Program Pascasarjana Unesa, University Press.

Kauchack, Donald P., & Eggen, Paul D. 1993. Learning and Teaching. 2nd Edition. Boston: Allyn and Bacon.

Sukidin dkk. 2002. Manajemen Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Insan Cendekia.


Untuk mendapatkan file skripsi / Thesis / PTK / PTS lengkap (Ms.Word),
hubungi : 081 567 745 700

0 komentar:

Poskan Komentar