Selasa, 01 Januari 2013

PD 408 -ANALISIS PENGARUH SALURAN DISTRIBUSI TERHADAP


ANALISIS PENGARUH SALURAN DISTRIBUSI TERHADAP PENINGKATAN VOLUME PENJUALAN PADA PERUSAHAAN PLASTIK PT. NAGA SEMUT KEBUMEN TAHUN 1997-2001

BAB I
PENDAHULUAN

A.      Latar Belakang Masalah
Keberhasilan suatu perusahaan dalam mencapai suatu tujuan, sangat tergantung kepada ketepatan manajemen dalam pengambilan keputusan. Untuk keberhasilan perusahaan tersebut, manajemen sangat membutuhkan data-data dan informasi yang komplit, akurat serta relevan terhadap masalah yang dihadapi. Diantara keputusan-keputusan penting yang harus dihadapi oleh manajemen adalah keputusan mengenai saluran pemasaran. Pengambilan keputusan saluran distribusi sering kali melibatkan komitmen jangka panjang dengan perusahaan lain.
Kondisi persaingan yang semakin ketat mengharuskan perusahaan menitikberatkan pada pencapaian volume penjualan yang paling menguntungkan. Hal ini disebabkan karena volume penjualan yang dicapai dapat menggambarkan seberapa besar pendapatan yang diperoleh perusahaan. Laba yang diperoleh dan posisi perusahaan yang kuat dalam persaingan sangat diperlukan untuk mempertahankan kelangsungan hidup perusahaan.
Peningkatan volume penjualan dapat dicapai oleh setiap perusahaan memiliki arti yang sangat penting yaitu dapat menunjukan bahwa perusahaan mampu memberikan tingkat kepuasan yang lebih besar kepada konsumen yang akan dapat memperkuat keunagan perusahaan. Sehingga kelansungan perusahaan dapat terjamin serta menunjukan perusahaan tersebut mampu bersaing dipasaran. Dalam rangka memperlancar arus produk dari produsen ke konsumen, salah satu faktor yang tidak boleh diabaikan adalah memilih saluran distribusi secara tepat. Seperti apa yang dikemukakan ole Philip Kolter dan Gary Armstrong ( 1996 : 5) bahwa :

Saluran distribusi adalah seperangkat atau sekelompok organisasi yang saling tergantung yang terlibat dalam proses yang memungkiankan suatu produk atau jasa tersedia bagi pengguna atau konsumen atau pengguna industri.

Saluran distribusi merupakan suatu tahap, selanjutnya yang harus disusun oleh pimpinan perusahaan setelah barang tersebut dibuat dan siap untuk dipasarkan. Sebenarnya distribusi ditentukan pada alat penyampaian barang dari produsen kekonsumen, sedangkan alat tersebut antara lain berupa agen-agen serta transportasi sebagai sarana penunjang.
Pemilihan saluran distribusi yang tepat akan berpengaruh terhadap volume penjualan dan bahkan dapat meningkatkan volume penjualan karena produk tersebut dapat sampai pada konsumen atau pasar yang dituju tepat ditempat dan pada saat yang tepat. Jadi saluran distribusi dapat menciptakan kemudahan, ketepatan sehingga barang tersebut dapat tepat sampai ketangan konsumen dan kepuasan konsumen dapat terpenuhi.
Adanya penjualan dapat tercipta suatu proses pertukaran barang atau jasa antara penjual dengan pembeli. Di dalam perekonomian kita (ekonomi uang), seseorang yang menjual sesuatu akan mendapat imbalan berupa uang. Dengan alat penukaran berupa uang, orang akan lebih mudah memenuhi segala keinginannya, dan penjualan menjadi lebih mudah dilakukan. Jarak yang jauh tidak menjadi masalah bagi penjual. Secara sederhana, transaksi penjualan yang dilakukan oleh penjual dan pembeli dapat dilihat sebagai proses pertukaran pada gambar 1.


 
Penjual
 
Barang atau jasa



Basu Swasta DH. 1992. Asas-asas Marketing. Yogyakarta : Akademi Keuangan dan Perbankan.

 ______ , dan Irawan. 1997. Manajemen Pemasar Modern. Yogyakarta:
BPFE.

Djarwanto PS dan Pangestu Subagyo. 1994. Statistik Induktif. Yogyakarta: BPFE.

Gregotius Chandra. 2002. Startegi dan Program Pemasaran. Yogyakarta: Andi Offset.

Indriyo Gito Sudarmono. 1995. Manajemen Pemasaran. Yogyakarta: BPFE.

Lamb, Hair, Mc Daniel. 2001. Pemasaran Bulcu I. Jakarta: Salemba Empat.

Michael Muckian. 2002. One -Day MBA Bidang Pemasaran: Batam : Interaksa.

Mulyadi. 1993. Akuntansi Biaya. Yogyakarta: STIE YKPN.


Nana Sudjana dan Ibrahim. 1989. Penelitian dan Penilaian Pendidikan. Bandung: Sinar Baru.

Philip Kolter. 1988. Manajemen Pemarasan Jilid II. Jakarta: Erlangga. 1997. Manajemen Pemasaran; Analisis Perencanaan dan Implementasi. Jakarta Prehallindo.

Philip Kolter dan Gary Amstrong. 1996. Dasar-dasar Pemasaran. Jakarta; Itermedia.

1998. Dasar-dasar Pemasaran Edisi Bahasa Indonesia. Jakarta:Intermedia. Radio Sunu. 1980. Politik Pemasaran. Yogyakarta: BPFE.

Supranto J. 1986. Riset Pemasaran Untuk Pengembangan Eksport. Yogyakarta: BPFE.

Suharsini Arikunto. 1990. Prosedur Penelitian Praktek. Yogyakarta: Fakultas Psilologi UGM.

Subagyo Joko. 1997. Metodologi Penelitian. Jakarta:Rineka Cipta.

Sutrisno Hadi. 1995. Metode Research I, II. Yogyakarta : Andi Offset. •

Winarno Surahmad. 1991. Dasar dan Teknik Research Pengantar Metodologi Ilmiah. Bandung: Tarsito.


Untuk mendapatkan file skripsi / Thesis / PTK / PTS lengkap (Ms.Word),
hubungi : 081 567 745 700

0 komentar:

Poskan Komentar