Selasa, 01 Januari 2013

PD 318 - Analisis Alih Kode dan Campur Kode pada Wacana


Analisis Alih Kode dan Campur Kode pada Wacana "Ah... Tenane"  Surat Kabar harian Solopos Edisi Desember 2008.

BAB I
PENDAHULUAN

A.      Latar Belakang Masalah
Manusia sebagai makhluk tertinggi dikaruniai akal mempunyai alat komunikasi yang disebut bahasa. Manusia berinteraksi dan mencirikan dirinya dalam beradaptasi terhadap lingkungannya dengan bahasa. Hal tersebut sejalan dengan pendapat Kridalaksana (dalam Aminuddin, 2003: 28) yang menyatakan bahwa bahasa adalah sistem lambang arbitrer yang dipergunakan suatu masyarakat untuk bekerjasama, berinteraksi dan mengidentifikasi diri. Hal ini membuktikan bahwa bahasa dan masyarakat merupakan suatu jalinan yang tidak terpisahkan sebab setiap kegiatan manusia pasti memerlukan alat berupa bahasa.
Bahasa Surat kabar merupakan alat komunikasi yang efektif antar manusia. Dalam berbagai macam situasi, bahasa dapat dimanfaatkan untuk menyampaikan gagasan pembicara kepada pendengar atau penulis kepada pembaca. Tentu saja, pada tiap-tiap situasi komunikasi yang dihadapi dipilih salah satu dari sejumlah variasi pemakaian bahasa. Setiap situasi memungkinkan seseorang memilih variasi bahasa yang akan digunakannya. Faktor pembicara, pendengar. pokok pembicaraan, tempat dan suasana pembicaraan berpengaruh pada seseorang dalam memilih variasi bahasa. Istilah yang digunakan untuk menunjuk salah satu dari sekian variasi pemakaian bahasa disebut ragam bahasa (Sugihastuti, 2000: 8).
Seseorang tidak dipandang sebagai individu yang terpisah dari individu lain. Ia merupakan anggota dari kelompok sosial. Oleh karena itu itu, bahasa dan pemakaian bahasa tidak diamati secara individu, tctapi dihubungkan dengan kegiatan di dalam masyarakat. Dengan kata lain, bahasa tidak saja dipandang sebagai gejala individu tetapi juga merupakan gejala sosial.
Sebagai gejala sosial, bahasa dan pemakaian bahasa tidak hanya ditentukan oleh faktor-faktor linguistik, tetapi juga oleh faktor-faktor nonlinguistik, salah satunya adalah faktor sosial. Faktor sosial yang mempengaruhi pemakaian bahasa antara lain: status sosial, tingkat pendidikan, umur, tingkat ekonomi, jenis kelamin, dan sebagainya. Pemakaian bahasa juga dipengaruhi oleh faktor situasional, yaitu siapa yang berbicara, dengan bahasa apa, kepada siapa, kapan, di mana dan mengenai masalah apa yang dibicarakan.
Setiap penutur tidak pernah setia pada satu ragam tertentu dalam berkomunikasi. Penutur memiliki kecenderungan untuk mempergunakan dua bahasa atau lebih secara bergantian yang disesuaikan dengan fungsi dan situasi. Wujud variasi bahasa antara lain idiolek, dialek, ragam bahasa, register, dan gaya bahasa. Kontak bahasa yang terjadi akan mengakibatkan peristiwa kebahasaan antara lain alih kode dan campur kode.
Peristiwa alih kode dan campur kode dapat dijumpai dalam pemakaian Bahasa Indonesia, baik lisan maupun tulisan. Alih kode dan campur kode dalam bahasa lisan dapat dijumpai dalam percakapan sehari-hari diberbagai media baik dalam situasi formal maupun nonformal. Secara tertulis dapat di.jumpai dalam pemakaian bahasa di berbagai media.
Surat kabar merupakan salah satu media yang digunakan untuk menyalurkan informasi kepada khalayak mengenai hal-hal atau peristiwa yang terjadi di masyarakat. Dalam surat kabar biasanya mencantumkan beberapa rubrik khusus sebagai salah satu usaha para redaktur untuk meningkatkan kualitas dan daya tarik penggemarnya. Rubrik-rubrik yang terdapat dalam surat kabar selain sarat dengan berita juga ada beberapa rubrik mengenai dunia hiburan atau rubrik canda. Rubrik canda ini pada umumnya berisikan gambar karikatur, namun khusus di Harlan Solopos, rubrik canda ini berisikan artikel mengenai pengalaman lucu yang dialami oleh pembaca dan dikirimkan kepada redaktur harian yang bersangkutan. Sebelum dimuat artikel tersebut dipilih atau diseleksi terlebih dahulu, artikel yang pantas untuk diterbitkan. Dengan adanya rubrik tersebut, pembaca dapat menilai bagaimana ciri rubrik canda dari surat kabar Solopos.
Dalam, penelitian ini, peneliti ingin meneliti tentang alih kode dan campur kode dalam wacana "Ah... Tenane " harian Solopos edisi Desember 2008. Bahasa yang digunakan dalam wacana "Ah... Tenane" tidak lepas dari latar belakang sosial penulisnya. Para pencipta (penulis) wacana ini berasal dari para pembaca Solopos yang sebagian besar penduduk Surakarta, namun ada beberapa diantaranya yang berasal dari daerah sekitar Surakarta, yaitu Karanganyar, Sragen, Boyolali, Klaten, dan lain-lain, sehingga sering terjadi perubahan-perubahan bahasa dalam satu komunikasi. Masing-masing orang ingin mempertahankan bahasa dari daerahnya sendiri dalam berkomunikasi.
Pencipta cerita dalam wacana "Ah... Tenane" sering menggunakan bahasa yang lebih mudah dipahami dan sering kurang foinial, tanpa istilah‑ istilah yang sulit, mengandung alih kode dan campur kode bahasa Jawa, serta berisi permainan bahasa sebagai upaya untuk menghibur para pembacanya. Hal tersebut akan menimbulkan terjadinya alih kode dan campur kode. Akibat munculnya alih kode dan campur kode dalam wacana ini dapat menimbulkan berbagai dampak. Dampak yang timbul antara lain alih kode maupun campur kode yang terjadi dapat memperlancar proses penyampaian informasi pada para pembaca.
Wacana "Ah... Tenane" yang terdapat pada harian Solopos diisi oleh pembaca surat kabar tersebut, sehingga merupakan, salah satu wujud karakter wahana penyampaian ide, gagasan, keinginan-keinginan pembaca dalam surat kabar. Wacana "Ah... Tenane" pada harian Solopos berisi tentang pengalaman-pengalaman dari masyarakat atau pembaca mengenai peristiwa‑ peristiwa yang dialami oleh mereka dalam kehidupan sehari-hari yang diangkat oleh redaktur wacana "Ah... Tenane" pada harian Solopos yang digemari oleh para pembaca.
Berdasarkan uraian diatas, peneliti tertarik untuk menganalisis alih kode dan campur kode pada wacana "Ah... Tenane" harian Solopos edisi Desember 2008, dari segi (1) wujud alih kodenya dan (2) wujud campur kodenya. Oleh karena itu, peneliti mengambil judul "Analisis Alih Kode dan Campur Kode pada Wacana "Ah... Tenane"  Surat Kabar harian Solopos Edisi Desember 2008.

DAFTAR PUSTAKA

Afrianto, Irsyad. 2007. “Analisis Alih Kode dan Campur Kode Dalam Pemakaian

Bahasa Indonesia pada Pementasan “KOLOT” Karya W.S. Rendra yang Diperankan Kelompok Peron Surakarta”. Skripsi (tidak diterbitkan). Surakarta: Universitas Sebelas Maret.

Aminuddin. 2003. Semantik: Pengantar Studi Tentang Makna. Bandung: Sinar Baru Algensindo.

Chaer, Abdul. 2006. Tata Bahasa Praktis Bahasa Indonesia. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Irmayani, Musfeptial. 2005. “Alih Kode dan Campur Kode dalam Buletin Salam”: http:/!www.pusatbahasa.diknas.jzo.id/laman/index.php?info, diakses pada tanggal 12-12-2008.  .

Ismawati, Zully. 2002. “Penggunaan Bahasa Indonesia oleh Para Penyiar RSPD Bhuana Asri Sragen”. Skripsi (tidak diterbitkan). Surakarta: Universitas Sebelas Maret.

Indradi, Agustinus. 2003. Cermat Berbahasa Indonesia. Malang: Dioma.

Kesumo, Tri Mastoyo Jati. 2007. Pengantar (Metode) Penelitian Bahasa. Yogyakarta: Caravatibooks.

Kridalaksana, Harimurti. 2008. Kamus Linguistik. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Mangunsuwito, S.A.. 2002. Kamus Lengkap Bahasa Jawa. Bandung: CV. Yrama Widya.

Moleong, Lexy J. 2004. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Mulyani. 2007. “Alih Kode Dan Campur Kode Dalarn Kegiatan Belajar Mengajar”. http://unmuh-ponoroizo.org/eiournal.detail.php?id:43, diakses pada tanggal 12-12-2008.

)hoiwutun, Paul. 2002. Sosiolinguistik. Jakarta: Visipro.

‘urnanto, Dwi. 2002. Register Pialang Kendaraan Bermotor. Surakarta: Muhammadiyah University Press.
Rahardi, Kunjana. 2001. Sosiolinguistik, Kode dan Alih Kode. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Sugihastuti. 2000. Bahasa Laporan Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar Offset.

Sumarlam. 2003. Teori dan PraktekAnalisis Wacana. Surakarta: Pustaka Cakra.

http://wwwial£edu/kinbipalabstracts/yayahbmlumintaintang, diakses pada tanggal 12-12-2008.

http://www,google.com/search?ie=UTF-8&sourceid=navclient&gfns=1                                            diakses pada tanggal 12-12-2008.


http://fatchulfkip.wordpress.com.kedwibahasaan), diakses pada tanggal 12-12­2008.

http://www.google.co.UK./custom?q=pengantar+alih+kode+dan+campur+kode, diakses pada tanggal 12-12-2008.

Untuk mendapatkan file skripsi / Thesis / PTK / PTS lengkap (Ms.Word),
hubungi : 081 567 745 700

0 komentar:

Poskan Komentar