Minggu, 23 September 2012

PTK SD -09 UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR ILMU PENGETAHUAN SOSIAL MENGENAL PENTINGNYA KOPERASI DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT MELALUI PENGGUNAAN ALAT PERAGA GAMBAR LAMBANG KOPERASI


UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR ILMU PENGETAHUAN SOSIAL MENGENAL PENTINGNYA KOPERASI DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT
MELALUI PENGGUNAAN ALAT PERAGA
GAMBAR LAMBANG KOPERASI PADA
SISWA KELAS IV SD NEGERI
SABRANG DELANGGU
TP 2007 2008

BAB I
PENDAHULUAN

A.      Latar Belakang Masalah
        Pembangunan nasional yang sedang dilaksanakan bertujuan untuk membangun manusia Indonesia yang seutuhnya. Ini berarti bahwa pembangunan mempunyai jangkauan yang luas dan jauh. Berhasil tidaknya program pembangunan faktor manusia memegang peranan yang sangat penting. Untuk pembangunan ini diperlukan manusia yang berjiwa pemikir, kreatif dan mau bekerja keras, memiliki pengetahuan dan ketrampilan serta memiliki pengetahuan dan ketrampilan serta memiliki sifat positif terhadap etos kerja.
                Sekolah sebagai tempat proses belajar mempunyai kedudukan yang sangt penting dan menonjol dalam dunia pendidikan. Oleh karena itu pendidikan di sekolah memegang peranan penting dalam rangka mewujudkan tercapainya pendidikan nasional secara optimal dalam rangka mewujudkan tercapainya pendidikan nasional secara optimal seperti yang diharapkan. Proses belajar mengajar merupakan inti dari proses pendidikan. Dalam proses belajar mengajar tersebut guru menjadi pemeran utama dalam menciptakan situasi interaktif yang edukatif, yakni interaksi antara gur dengan siswa, siswa dengan siswa dan dengan sumber pembelajaran dalam menunjang tercapainya tujuan belajar.
                Menurut Syah (1998) ditemukan bahwa penguasaan guru tentang metode pengajaran masih berada  dibawah standar. Maka guru merasa tergugah untuk memperbaikinya melalui peningkatan penguasaan metode mengajar.
                IPS sebagai salah satu bidang studi yangmemiliki tujuan membekali siswa untuk mengembangkan penalarannya di samping aspek nilai dan moral banyak memuat materi sosial dan bersifat hafalan sehingga pengetahuan dan informasi yang diterima siswa sebatas produk hafalan. Sifat materi pelajaran IPS tersebut membawa konsekuensi terhadap proses belajar mengajar yang didominasi oleh pendekatan ekspositoris, terutama guru menggunakan metode  ceramah maupun tanya  jawab terjadi dialog imperatif. Padahal dalam proses belajar mengajar keterlibatan siswa secara totalitas, artinya melibatkan pikiran, penglihatan, pendengaran dan psikomotor (keterampilan, salah satunya sambil menulis). Jadi dalam proses belajar mengajar, seorang guru harus mengajak siswa untuk mendengarkan, menyajikan media yng dapat dilihat, memberi kesempatan untukmenulis dan mengajukan pertanyaan atau tangapan, sehingga terjadi dialog kreatif yang menunjukkan proses belajar mengajar yang interaktif.
                Sebagai seorang guru yang professional hendaknya dapat memilih dan menerapkan metode yang efektif agar materi yang dipelajari oleh siswa dapat dipahami dengan baik serta dapat meningkatkan prestasi belajar.
Penguasaan siswa Sekolah Dasar Negeri Sabrang Delanggu terhadap mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial masih kurang karena menurut data terakhir semester II tahun 2007/2008 daya serap siswa terhadap mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial pada materi koperasi hanya 65 %, berdasarkan data tersebut maka guru akan mencari masalah-masalah yang mengganggu dan menghambat penguasaan siswa terhadap mata pelajaran tersebut sehingga dapat meningkatkan penguasaan materi dan hasil belajar siswa, perbaikan pembelajaran bertujuan untuk memenuhi salah satu tugas dalam mata kuliah Pemantapan Kemampuan Profesional (PGSD 4412) pada program S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Terbuka.
                Susunan laporan ini berdasarkan catatan yng dibuat ketika merancang kegiatan perbaikan serta slama pelaksanaan, observasi dan diskusi yang dilakukan dalam 2 siklus penelitian tindakan kelas untuk mata pelajaran IPS di kelas IV, maka laporan ini disusun dengan sistematika secara garis besar meliputi Pendahuluan, perencanaan perbaikan, pelaksanaan, temuan dan kesimpulan.
         

B.      Tujuan Penelitian

             Dari latar belakang yang telah dikemukakan maka penelitian ini bertujuan untuk :
1.       Mendeskripsikan cara yang lebih efektif dalam membelajarkan Ilmu Pengetahuan Sosial pada materi koperasi
2.       Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial khususnya dalam materi koperasi melalui penggunaan alat peraga gambar lambing koperasi?
3.       Untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial 

C.      Manfaat Penelitian

                Proses penulisan laporan dimulai dengan adanya masalah yang dirasakan dalam pembelajaran. Langkah menemukan masalah dilanjutkan dengan mengidentifikasi masalah, menganalisis dan merumuskan masalah, kemudian merencanakan PTK dalam bentuk perbaikan, melakukan tindakan, mengamati dan melakukan refleksi

Untuk mendapatkan file skripsi / Thesis / PTK / PTS lengkap (Ms.Word),
hubungi : 081 567 745 700





0 komentar:

Poskan Komentar